Kenalkan Uang pada Anak
Written by Yessy Peranginangin   
Friday, 27 March 2009

 

ImageKesejahteraan anak biasanya menjadi motivasi utama bagi KC-ers dalam bekerja. Tabungan pendidikan, asuransi kesehatan dan investasi disiapkan sebaik-baiknya untuk menjamin masa depan sang buah hati secara finansial. Namun hal diatas tidaklah cukup jika para orang tua belum melakukan hal yang terpenting bagi anak yaitu mendidik dan mengajarkan cara mengelola uang dengan benar.

Disamping itu, sebagian KC-ers mungkin sedang berfikir, “Seandainya saya tahu lebih awal bagaimana mengelola uang yang baik, mungkin kondisi finansial Saya sekarang sudah mapan.” Memang pengetahuan tentang pengelolaan uang secara signifikan akan membentuk cara pandang dan perilaku seseorang terhadap uang.

Dua pertimbangan di atas-lah yang membuat KC mulai membahas Money for Kids tahun ini. Pengelolaan uang secara baik sejak dini akan membuat perbedaan yang sangat signifikan di masa depan. Jika memang pendidikan tentang uang sangat penting maka bagaimana kita bisa mengajari anak tentang hal tersebut? Konsep 3M dari Aa Gym bisa kita terapkan yaitu Mulai dari diri sendiri, Mulai dari hal kecil dan Mulai saat ini.

 

I. Mulai dari diri sendiri (konsep)
Ingat kata-kata bijak ini? “Monkey sees, monkey does.Anak-anak sangat cepat meniru kebiasaan yang orang tua lakukan. Pastikan apa yang telah diajarkan kepada anak-anak juga dilaksanakan. Jika orangtua selalu ribut dan stress setiap bicara soal uang, selalu menghadapi kesulitan dan masalah dalam melunasi semua tagihan bulanan, banyak melakukan impulse buying dalam berbelanja akan menyulitkan anak untuk belajar tentang pengelolaan uang yang baik.

Benahi keuangan keluarga dan berilah contoh kepada anak-anak bahwa semua biaya dan pengeluaran dapat diatas dengan baik melalui perencanaan keuangan yang matang. Sangatlah penting untuk menanamkan prinsip “Money doesn’t grow on trees." Seringkali anak-anak hanya tahu uang adalah alat untuk mendapatkan sesuatu tanpa tahu darimana ia berasal. Orangtua harus mengajarkan apa fungsi uang dan bagaimana uang bekerja dalam kehidupan manusia.

Tunjukkan pada anak-anak akibat tindakan yang tidak bertanggung jawab terhadap uang seperti konsekuensi dari over spending, memiliki hutang kartu kredit dan pola konsumsi yang tidak terencana. Jelaskan rencana anggaran keluarga KC-ers kepada anak-anak seperti rencana merenovasi rumah, pergi liburan bersama dan lain-lain serta jelaskan pula bagaimana KC-ers akan memenuhinya.

II. Mulai dari hal kecil (praktek)
Ada banyak cara sederhana untuk mengenalkan uang kepada anak-anak. Dimulai dari usia dini, orangtua dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

1. Kenalkan anak pada jenis uang seperti koin dan kertas serta perbedaan besarannya. Jika tidak ingin menggunakan uang asli, orangtua dapat membeli “uang-uangan” yang banyak dijual dipasaran.
2. Ketika anak meminta sesuatu di toko, pastikan mereka tahu harganya dan jelaskan bahwa ia harus membayarnya dengan uang dan biarkan ia melakukannya sendiri.
3. Sedini mungkin akrabkan anak dengan celengan yang mempunyai ragam variasi dan bentuk yang menarik minat anak menabung.
4. Libatkan anak-anak dalam rapat keluarga yang membahas tentang anggaran keuangan keluarga. Ini dilakukan agar anak-anakpun tahu berapa biaya yang dibutuhkan keluarganya setiap bulan sekaligus sebagai referensi besaran uang jika mereka menginginkan sesuatu.
5. Berikan uang saku (bukan uang jajan!). Tujuannya adalah supaya anak-anak mendapatkan money awareness. Berilah tugas atau pekerjaan yang relatif aman dirumah untuk mendapatkan uang saku. Bahkan di Amerika, ada kebiasaan pada setiap musim panas anak-anak dapat bekerja untuk mendapatkan uang. Anak-anak bisa belajar mengelola uang dan merasakan bahwa uang itu datang dari hasil usaha.
6. Latihlah anak-anak membedakan antara “needs” dan “wants” lewat kegiatan berbelanja kebutuhan keluarga sehari-hari.

Orangtua juga harus konsisten memberikan kebebasan mengelola uang pada anak-anak. Memang dibutuhkan waktu lama sehingga anak-anak mahir mengatur uang sakunya sendiri. Yang penting selalu ajarkan prinsip berbelanja yang tepat, menabung untuk tujuan jangka pendek/panjang, berinvestasi secara benar dan memberi kepada yang kurang mampu (charity).

III. Mulai dari sekarang (timing)
Terus, usia berapa tepatnya seorang anak mengenal akan uang ? Sedini mungkin atau usia tiga tahun dinilai beberapa pakar cukup ideal. Ketika anak sudah mulai minta dibelikan sesuatu, maka orangtua dapat mulai mengajarinya tentang konsep uang. Sudah pasti hal yang diajarkan haruslah sesuai dengan usianya. Hingga sampai pada saatnya seorang anak juga dapat belajar mengatur keuangannya sendiri.

Masih ingat kan konsep bunga berbunga (compound interest rate)? Bayangkan jika anak sudah terbiasa menyisihkan uang untuk ditabung dan investasi sejak dini, pasti hasilnya nanti akan sangat besar.

Jadi jangan tunda lagi untuk mengenalkan anak-anak tentang uang secara benar sedini mungkin dan mulai libatkan mereka sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga demi masa depan cerah ! (copyright © 2009 KeluargaCerdas.com)

 

 

Add comment

Security code
Refresh

Help your friend today, tell them about us

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday75
mod_vvisit_counterYesterday96
mod_vvisit_counterThis week400
mod_vvisit_counterThis month2268
mod_vvisit_counterAll457711