15 Ide Berhemat di Rumah
Written by Desy Widjaja   
Monday, 16 March 2009

ImageRasanya tepat jika tahun 2009 ini dicanangkan sebagai tahun penghematan. Mengapa? Karena krisis global dengan perlahan tapi pasti telah membawa dampak cukup signifikan terhadap perekonomian Indonesia yang ujung-ujungnya berpengaruh terhadap industri/perusahaan dimana tempat kita bekerja. Ada yang dipotong gaji, bahkan ada yang sampai kehilangan pekerjaan alias kena lay-off. Tidak naik gaji udah terhitung untung di jaman sekarang!

Tapi sebaliknya coba liat harga barang-barang yang tetap saja naik, seolah-olah tidak peduli dengan kesulitan yang dialami orang-orang. So, apa yang mesti kita lakukan? PENGHEMATAN jawabannya !
 

Yuk, mari kita berhemat dari rumah mulai sekarang. Kalau sudah, pastikan apakah penghematannya sudah optimal. Untuk crosscheck, dibawah ini ada 15 ide yang dapat KC-ers lakukan untuk mengoptimalkan program berhemat dirumah.

1. Cek sekali lagi apakah lampu hemat energi yang dipakai dalam setiap ruangan di rumah sudah sesuai dengan kebutuhannya. Misalnya untuk ruangan berukuran kira-kira 10m2, cukup menggunakan lampu HE sebesar 8 watt. Perhatikan juga jarak dari lampu yg satu ke lampu yang lainnya agar tidak berlebihan.

2. Tampung air bekas bilasan cuci piring/baju ke dalam ember besar dan gunakan untuk menyiram tanaman dirumah atau membersihkan halaman depan/carport.

3. Buatlah pupuk organik sendiri untuk tanaman dirumah dengan menggunakan sampah daun-daun kering yang disimpan di dalam lubang biopori di rumah. Sekalian mensukseskan program Go Green bukan ?!

4. Sederhanakan perabot dan peralatan di rumah. Jangan membeli barang yang berfungsi sama lebih dari satu. Akibatnya kebutuhan akan tempat untuk menyimpan bertambah dan pasti butuh dana untuk membelinya. Semakin sedikit/simple barang-barang dirumah, semakin sedikit biaya dan waktu yang dikeluarkan untuk merawatnya.

5. Re-pack barang-barang yang saat ini tidak terpakai dan simpan ke dalam gudang (jika ada). Kalaupun tersimpan ditempat terbuka, bungkus ulang dengan plastik bekas laundry sehingga terlindung dari debu dan kotoran. Tutupi sofa yang terbuat dari kain apalagi jarang terpakai dengan kain penutup yang dibuat sendiri. Bayangkan biaya yang bisa dihemat dari air, bahan pembersih, waktu dan tenaga.

6. Maximize your refrigerator! Ide memasak dan membuat juice seminggu/dua minggu sekali bisa KC-ers lakukan. Waktu, tenaga, listrik/gas yang dipakai memasak untuk 2 atau 10 orang sebenarnya praktis sama. Yang membedakan adalah jumlah bahan makanan yang dipakai. Jadi buatlah makanan untuk 1-2 minggu, lalu masukkan ke dalam wadah untuk 1 kali makan dan tempatkan kedalam freezer. Cara ini hanya terbatas pada jenis daging-dagingan. Sedangkan juice, buatlah sendiri untuk dikonsumsi selama 1-2 minggu, masukkan kedalam botol/gelas yang tertutup dan bekukan. Keluarkan pada saat akan dikonsumsi. Susu segar dan buah yang tidak tahan lama seperti strawberry dapat pula disimpan kedalam freezer agar lebih awet.

7. Atur kembali bumbu dapur dirumah. Bumbu dapur seperti tomat, cabe, jahe, kunyit, lengkuas, salam dan lain-lain biasanya selalu tersedia di kulkas namun seringkali tidak terpakai hingga menjadi busuk/kering. Dengan membungkusnya satu-persatu dengan kertas tissue terlebih dahulu sebelum disimpan dapat membuatnya menjadi lebih awet dan tahan lama. Namun yang terpenting adalah membeli secukupnya. Tanamlah sendiri di rumah jenis bumbu dapur yang hanya sesekali digunakan seperti langkuas, jahe, sereh, temu kunci, kunyit, cabe, daun salam, pandan, daun jeruk, dll.

8. Umumnya apapun yang dibeli dalam jumlah banyak (bulk size) akan lebih murah harganya. Membeli keperluan seperti tissue, sabun, pembersih lantai, pelembut pakaian, pembalut dan lain-lain bisa dilakukan dalam jumlah besar untuk keperluan selama beberapa bulan. Buat gudang kecil untuk persediaan tersebut dan perhatikan tanggal penggunaannya. Tetaplah disiplin menggunakan sesuai budget setiap bulannya. Manfaatkan program belanja murah yang diselenggarakan oleh supermarket.

9. Sudah terbukti memasak sendiri makanan dirumah termasuk yang dapat menghemat budget keluarga. Sekali lagi manfaatkan program belanja murah/promosi dari supermarket termasuk daging-dagingan. Jika KC-ers memutuskan untuk memasak 1 atau 2 minggu sekali, beli dan buatlah menggunakan bahan sejenis tapi dengan variasi menu yang berbeda.

10. Make your own expense trackers dengan memiliki kalendar pengeluaran di rumah. Catatlah seperti kapan mengganti gas/air mineral dirumah, kapan pergi "belanja besar", kapan bayar tagihan air/listrik, uang keamanan dan lain-lain. Sehingga Anda bisa melakukan evaluasi pemakaian di rumah, sudahkah hemat atau masih bisa berhemat ?

11. Buat “spending alarm” di rumah terutama untuk lemari es (kecuali freezer) dan lemari makanan. Sediakan wadah/toples secukupnya. Jika masih terisi penuh, stop membeli makanan dulu! Jangan buang struk belanja, hitung dalam setahun dan lakukan evaluasi kebiasaan belanja KC-ers.

12. Yang paling sering tidak terkendali adalah cemilan/snack untuk keluarga terutama anak-anak. Kendalikan budget-nya dengan membuat sendiri snack di rumah. Home-made snack is cost efficient. Ada beberapa bakery yang memberi diskon 20-40% jika membeli roti diatas jam 8 atau 9 malam. Jika hal ini memungkinkan di lingkungan tempat KC-ers tinggal.

13. Tentukan waktu belanja keperluan keluarga seperti pakaian dan sepatu. Berbelanjalah hanya di saat diskon besar-besaran dan memang murah. Manfaatkan penukaran point reward belanja dari kartu kredit untuk membeli barang elektronik atau program trade-in dari toko. Yang paling menguras kantong adalah keperluan anak. Selain banyak, size does matter. Karenanya lebih baik membeli 1-2 nomor diatas ukuran saat ini agar waktu pakai menjadi lebih lama/awet, apalagi jika mutu barang tersebut baik.

14. Sisakan waktu luang untuk melakukan sendiri servis dirumah seperti membersihkan AC dan mencuci mobil. Cobalah hitung biaya yang bisa dihemat dalam setahun.

15. Cobalah untuk mendaur ulang barang-barang yang tidak terpakai seperti mengubah handuk-handuk bekas yang tidak terpakai menjadi keset kaki dirumah. Begitu pula dengan baju kaos yang sudah rusak alias sobek, ubah dan jadikan lap dapur. Untuk latihan menggambar, menulis bahkan berhitung si upik di rumah gunakan kertas bekas yang tidak terpakai di kantor tetapi masih bisa digunakan di bagian sisi yang masih kosong.

Jangan lupa untuk tetap selalu membangun kebiasaan gaya hidup hemat dalam keluarga. Beberapa contoh diantaranya adalah selalu membawa botol air minum kemana saja KC-ers pergi, memilih untuk menonton film DVD dirumah daripada di bioskop dan makan yang cukup sebelum bepergian untuk menghindari jajan yang tidak perlu. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba !    (copyright © 2009 KeluargaCerdas.com)

 

 

Add comment

Security code
Refresh

Next >

Help your friend today, tell them about us

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday77
mod_vvisit_counterYesterday96
mod_vvisit_counterThis week402
mod_vvisit_counterThis month2270
mod_vvisit_counterAll457713