Asuransi Kerugian dan Perencanaan Keuangan
Written by Yessy Peranginangin   
Thursday, 19 February 2009

ImageDalam kehidupan sehari-hari kita selalu menghadapi pilihan dan harus mengambil keputusan. Apapun keputusan yang kita ambil pasti mengandung risiko. Mulai dari memutuskan hal sepele seperti rute perjalanan ke kantor hingga hal penting seperti memutuskan rumah yang akan dibeli. Kita tidak bisa menghindari risiko namun nature kita juga tidak ingin mengambil risiko terlalu besar.

Dalam proses perencanaan keuangan exposure risiko setiap individu idealnya dikelola dengan baik. Secara umum pengelolaannya meliputi tiga aturan:

1. Tidak mengambil risiko melebihi kemampuan finansial.
2. Mempertimbangkan kemungkinan melakukan mitigasi (pencegahan) risiko kepada pihak yang lebih baik mengelola risiko.
3. Tidak mengambil risiko terlalu besar untuk hal/event yang terlalu kecil probabilita terjadinya.

Sebagai contoh, setiap manusia akan meninggal pada saatnya nanti. Risiko meninggal tentu bisa kita minimalisir dengan menerapkan gaya hidup sehat atau selalu berhati-hati dalam beraktifitas. Namun, risiko ini tidak bisa kita hindari. Hal terbaik yang bisa dilakukan oleh pemberi nafkah adalah membeli polis asuransi jiwa. Dengan membeli polis asuransi jiwa kepala keluarga dapat menafkahi keluarganya sampai mereka mampu mencari sumber penghidupan lainnya.

Tim KC telah membahas asuransi jiwa pada artikel sebelumnya. Artikel kali ini akan membahas asuransi kerugian dan hubungannya dengan perencanaan keuangan keluarga. Karena jenis asuransi kerugian yang cukup relevan bagi KC-ers adalah asuransi kendaraan bermotor dan rumah, maka tulisan ini akan membahas kedua produk asuransi tersebut.

Pada prinsipnya baik kendaraan bermotor maupun rumah merupakan dua aset yang nilainya sangat mendominasi aset KC-ers. Kehilangan ataupun kerusakan dari kedua jenis aset tersebut akan secara signifikan mempengaruhi kondisi finansial KC-ers.

Asuransi kendaraan bermotor semakin populer ketika di Indonesia terjadi kerusuhan politik dan juga bencana alam. Umumnya ada dua jenis asuransi kendaraan bermotor yaitu Perlindungan Menyeluruh (comprehensive cover/CC) dan Perlindungan Parsial (total lost only/TLO).

Jenis asuransi CC menjamin risiko kerugian atau kerusakan kendaraan, baik sebagian maupun keseluruhan, termasuk penggantian kepada pihak ketiga. Sedangkan untuk jenis TLO menjamin perlindungan risiko terhadap kendaraan jika kerugian atau biaya kerusakannya sama dengan atau melebihi 75% dari harga kendaraan dan jaminan karena mobil hilang atau dicuri. Umumnya jenis asuransi TLO membebankan premi lebih rendah dari jenis asuransi CC. Hal ini disebabkan kemungkinan terjadinya klaim TLO dan frekuensinya lebih kecil dari pada jenis CC.

Sedangkan untuk asuransi rumah mencakup perlindungan terhadap bangunan rumah (struktur dasar) dan isinya. Walaupun sifatnya sangat penting untuk melindungi aset keluarga, mayoritas keluarga di Indonesia masih belum mengasuransikan rumahnya. Ketersediaan produk dan prosedur penilaian (appraisal) masih menjadi kendala bagi penyerapan produk asuransi ini.

Mungkin sekarang KC-ers akan bertanya, apa perlu semua polis asuransi kita beli? Atau, apa cukup hanya membeli satu polis? Sebenarnya tidak ada bisa memberikan jawaban pasti tentang tingkat perlindungan yang diperlukan seseorang karena kita berbicara tentang distribusi probabilita suatu kejadian di masa yang akan datang.

Namun, dalam sudut pandang perencanaan keuangan ada beberapa rule of thumb:

1.Idealnya KC-ers mengalokasikan 10%-30% dari penghasilan bulanan untuk alokasi proteksi yang terdiri dari dana darurat dan asuransi. Karena proteksi sangat penting sifatnya, alokasi dana untuk pemenuhan dana darurat dan pembayaran premi asuransi bisa dilakukan secara fleksibel namun pastikan alokasi proteksi masih berada di kisaran 10%-30% dari penghasilan KC-ers.

2. Tentukan kebutuhan uang pertanggungan dari setiap asuransi kerugian yang akan diikuti. Pastikan uang pertanggungan akan mampu untuk menutupi pembelian kembali aset yang hilang.

3. Karena ini adalah produk asuransi, jangan lupa untuk mengingat tips bagaimana memilih produk dan perusahaan asuransi yang baik sebelum mengambil keputusan agar nilai asuransi yang diharapkan dapat meng-cover resiko yang mungkin terjadi.

 

 

Add comment

Security code
Refresh

< Prev   Next >

Help your friend today, tell them about us

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday77
mod_vvisit_counterYesterday96
mod_vvisit_counterThis week402
mod_vvisit_counterThis month2270
mod_vvisit_counterAll457713