|
Tulisan ini adalah artikel ketiga yang membahas tentang serba-serbi pendidikan bagi Sang Buah Hati. Memikirkan biaya sekolah anak memang dapat membuat kepala kita pusing. Betapa tidak, semua orang pasti setuju jika dibilang biaya sekolah sekarang ini mahal buangettss! Lihat saja daftar biaya yang disodorkan sekolah mulai dari Biaya Pendaftaran, Uang Pangkal sampai Uang Bulanan, semuanya benar-benar bikin kita menghela nafas panjang bukan?!
Seperti yang sudah disinggung pada artikel sebelumnya, menyiapkan dana pendidikan anak merupakan PR yang sangat mendesak dan penting untuk dikerjakan karena ini adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda . Semakin dini dipersiapkan tentu akan lebih baik. Apalagi jika dilihat dari anggaran rumah tangga, pos “pengeluaran anak” menyedot dana yang tidak sedikit. Orangtua mana sih yang engga mau memberikan yang terbaik buat anak-anaknya?
Karena itu KCers, untuk mendapatkan gambaran yang jelas berapa sih sebenarnya dana yang perlu disiapkan, tim Keluarga Cerdas mencoba melakukan survei sederhana biaya sekolah di Jakarta.
Dimulai dari jenjang Playgroup/Preschool yang diperuntukan anak berusia 1-4 tahun. Beragam Playgroup swasta berdiri di Jakarta dan tersebar diberbagai wilayah kota seperti Jakarta Timur, Barat, Utara dan Selatan. Mulai dari yang menggunakan pengantar Bahasa Indonesia hingga Bahasa Inggris, mematok uang sekolah beragam tergantung dari fasilitas yang disediakan serta rasio jumlah murid dan guru.
Sebut saja “KidSport” yang mematok Uang Pangkal sebesar Rp. 3,5 Juta, sementara uang bulanan Rp. 300 ribu - Rp. 575 ribu yang ekivalen dengan Rp. 3,6 Juta – Rp. 6.9 juta per tahun. Ini berarti calon orangtua harus menyediakan total uang pendidikan sekitar Rp.10 Juta di tahun pertama. Nama Kelompok Bermain lainnya seperti Khayangan Montessori School (Depok), Melati Al Izhar (Cinere), Apple Tree (Muara Karang), Phoenix Kids (Menteng) dan Kepompong Playgroup (Jaksel) menetapkan biaya dalam kisaran sebagai berikut:
Uang Pangkal : Rp. 3 juta – Rp.7 juta. Uang SPP : Rp. 400 ribu – Rp. 850 ribu (Rp. 4,8 juta – 10,2 juta/tahun) Total tahun pertama : Rp. 7,8 juta – Rp. 17,2 juta.
Belum lagi Preschool yang menggunakan kurikulum internasional dan menggunakan bahasa pengantar Inggris seperti Dolanan dan Bina Nusantara di Jakarta Selatan, Sevilla School di Jakarta Timur yang mematok biaya:
Uang pangkal : Rp. 15 juta – Rp. 35 juta Uang SPP : Rp. 1,5 juta – Rp. 3,0 juta (Rp. 18 juta – Rp. 36 juta/tahun) Total Tahun pertama : Rp. 33 juta – Rp. 71 juta
Untunglah tidak semua Kelompok Bermain di Jakarta adalah swasta. Masih ada pilihan sekolah negeri yang lebih terjangkau bagi masyarakat umum.
Bagaimana dengan TK ? Ternyata TK tidak jauh beda dengan Kelompok Bermain. Nama-nama sekolah yang masuk kategori Nasional dan Nasional Plus seperti Santa Ursula (BSD), Citra Alam(Ciganjur), Ar-Rachman (Setiabudi), Jubille (Sunter), Gandhi Memorial International School (Pangandaran), High/Scope Indonesia, TK Islam Yarsi (Cempaka Putih), TK Lazuardi (Cinere), TK Marsudirini(Bogor) juga menetapkan biaya sekolah dalam kisaran yang kurang lebih sama yaitu:
Uang Pangkal : Rp. 5,0 juta – 17,5 juta Uang SPP : Rp. 400 ribu – 1,1 juta (Rp. 4,8 juta – 13,2 juta/tahun) Total Tahun Pertama : Rp. 9,8 juta – Rp. 30,7 juta.
Ada pula Preschool/TK yang menetapkan biaya masuk dalam mata uang asing yaitu US$ seperti Springfield Preschool dan Global Nusantara School. Besarannya adalah:
Uang Pangkal : US$ 500-US$ 1,200 Uang SPP : US$ 180 – US$ 220 (US$ 2,160 – US$ 2,640/tahun) Total tahun pertama : US$ 2,660 – US$ 3,840
Wuuiihh, mengagumkan memang!! Atau lebih tepatnya pusing?! Untuk mendidik anak-anak usia 1 hingga 5 tahun saja, kocek orangtua kelas menengah-atas Indonesia di kota-kota besar harus terkuras demikian banyaknya..Kalau baru TK saja sudah segitu mahalnya, gimana SD, SMP dan SMA-nya ?! Belum lagi kuliah S1 dan S2!
Memang mau pingsan rasanya jika mengetahui ternyata uang sekolah untuk pendidikan anak-anak tercinta kita naik sekitar 20% setiap tahunnya. Sekarang mari kita lihat data biaya masuk SD dari sejumlah sekolah nasional unggulan di Jakarta sebagai berikut:
SD Tarakanita (Rawamangun) Rp. 7,5 juta SD BPK Penabur (Kelapa Gading) Rp. 15 juta SD Bellarminus Rp. 11,5 juta (SPP: Rp.800 ribu/bulan) SD Global Jaya (Bintaro) Rp. 14 juta (SPP: Rp. 3,8 juta/bulan) SD Al-Azhar (Kelapa Gading) Rp. 20 juta SD High/Scope Rp. 40 juta (SPP: Rp. 2,4 juta/bulan) SD Madania Rp. 47 juta SD Cikal (Jakarta Selatan) Rp. 50 juta
Begitu pula dengan jenjang SMP dan SMA di Jakarta, contohnya:
SMP Don Bosco (Pulo Mas) Rp. 12 juta SMP Lab School (Rawamangun) Rp. 16,9 juta SMA Lab School (Rawamangun) Rp. 17 juta SMA IPEKA Rp. 18 juta SMA Al Azhar (Pondok Labu) Rp. 22 juta (SPP: Rp. 800 ribu/bulan)
KCers, data-data diatas diambil dari berbagai sumber dan data survei yang dilakukan pada tahun 2007 dan 2008. Setelah mengetahui berapa dana yang harus kita sediakan untuk pendidikan anak-anak kita, masih beranikah kita menutup mata dan menunda persiapannya ?! Cobalah untuk menghitung dari sekarang berapa biaya sekolah yang harus disediakan bila saatnya tiba anak Anda sampai ke jenjang pendidikan diatas dengan kenaikan per tahun sekitar 20%...mudah-mudahan Anda masih sadar melihat angkanya..(Copyright © 2008 KeluargaCerdas.com). |
Comments
TOLONG dong... turunin...
Terimaksih atas informasinya. Duh... jadi bingung, nih. Sebenanya, setelah lulus SMP ini, aku tuh mau masuk salah satu SMA yang telah anda informasikan. Tapi, rumah saya di luar daerah jawa. Singkat kata, bakal jadi perantauan. Tapi, setelah tau uang yang bakal di keluarkan sebegitu gede, aku jadi bimbang. Sebenarnya ayahdan ibuku it's ok aja, sih dengan pilihanku. Tapi, gimana, ya.... kok aku yang jadi nggak enak, ya...????
klau blh kasih saran dungz sma swasta mna yg hrganya nga trlalu mahal
ada pengalaman/masukan???
Terimakasih banyak...
tk aja udah segitu mahalnya.Saya tinggal di belgia dan anak saya juga masih sekolah di playgroup disini,..untung sekali semuanya gratis :cheer: .dari jam 9 pagi sampe jam 5 sore lagi.cuman bayar makan siangnya aja,.kalo ngak bawa bekalnya sendiri.Adik saya juga saya kuliahin disini,.jauh lebih murah lho,..dan dijamin mutu pendidikannya tinggi.kayaknya pemerintah indonesia memang perlu turun tangan banget deh mengenai pendidikan di indonesia.kayaknya ngak masuk akal sekali,..bener2x ngak imbang antara pemasukan sama biaya sekolah,..gimana anak2x indonesia bisa pintar semuan
gilee..gmn mo nambah anak nih. anak satu aja susah payah buat nyekolahin. aku rencananya mo masukin anakku ke Preschool thn depan. udah nanya2 biaya di beberapa sekolah di daerah serpong-karawaci.
Penabur Serpong: UP (PG-TKB)- 10jt (diskon 2 jt klo daftar sebelum jan 2011, SPP 1,1 jt, uang kegiatan 700rb.
Dian Harapan karawaci: UP (PG-TKB)- 12.5jt, (PG-SD) 25jt, SPP 1,5jt, uang kegiatan 400rg, uang seragam 400rb.
Tarakanita serpong: UP (PG-TKB) - 8.5 jt, SPP 500rb, uang kegiatan 700rb.
yang lumayan murah sih tarki, tp jauh bener dari rumah.
Klo misalnya aku mau masukin ke Penabur, kira2 biaya masuk pas SD brp ya? klo nyampe 20jt, berarti Dian Harapan masih lebih murah dnk ya. Mohon Pencerahannya, thanks
Gak percaya, setelah survei2 akhirnya benar2 gila sekarang ini biaya pendidikan.
Pemerintah mana nich turun tangannya?
g mana ini pemerintahan SBY....waduh buat pendidikan saja kok mahal.
Pak/Bu, sekolah ini yang pernah diberitakan melakban mulut siswanya pada tahun 2007 kan? Buat apa murah kalau anak disiksa? Sekolah dipilih bukan karena murah, tapi karena sukses membuat anak suka belajar.
RSS feed for comments to this post