Dana Pendidikan untuk Sang Buah Hati
Written by Yessy Peranginangin   
Monday, 29 September 2008

ImageSepertinya baru kemarin kita disibukan dengan harga susu, popok, obat-obatan, vaksinasi dan beragam kebutuhan bayi lainnya. Tidak terasa, sang buah hati kini telah mencapai usia yang cukup untuk mulai mengenyam bangku pendidikan.

Berbeda dengan masa lalu, sekarang ini seorang anak bisa mengenyam pendidikan sejak ia berumur 2 hingga 3 tahun. Dulu, kita mengenal jenjang pertama pendidikan adalah SD dan usia yang disarankan untuk seorang anak masuk SD adalah 7 tahun. Situasi ini berkembang dengan diperkenalkannya TK (taman kanak-kanak) yang dibuat sebagai sarana persiapan bagi anak sebelum ia masuk SD.

Perkembangan terakhir, sebelum TK-pun sekarang ada jenjang pendidikan yang namanya Kelompok Bermain/Kelompok Prasekolah (play group/preschool). Pada jenjang ini diharapkan anak dapat bermain dan memulai sosialisasi di luar keluarga inti, apalagi jika di lingkungan sekitar tempat tinggal orang tua tidak banyak anak-anak seusia anak kita.

 

Disamping waktu mengenyam pendidikan yang lebih lama (dari play group hingga perguruan tinggi), sekarang orang tua mengalami desakan atau diberikan pilihan yang jauh lebih kompleks. Tanpa kita sadari, isu persaingan global telah memberikan kontribusi yang signifikan untuk kompleksitas ini. Pilihan sekolah sangat beragam mulai dari sekolah negeri, swasta, sekolah kurikulum plus baik yang nasional maupun yang internasional.

Perkembangan terakhir juga menunjukkan bahwa disamping bertambahnya variasi pilihan pendidikan anak, kebutuhan dana untuk pendidikan juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Saat ini sangat jamak mendengar uang pangkal sekolah yang besarnya bisa mencapai belasan hingga puluhan juta. Bahkan fenomena ini merambah hingga jenjang play group.

Sampai di sini mungkin perasaaan KC-ers akan ciut untuk membayangkan dan merencanakan pendidikan anak, apalagi untuk memikirkan pendanaannya. Tapi jangan kecil hati dulu, kami akan membantu KC-ers untuk bisa mewujudkan pendidikan yang terbaik untuk sang buah hati.

Hal yang perlu KC-ers lakukan untuk perencanaan dana pendidikan untuk sang buah hati adalah sebagai berikut:

 

1. Merencanakan pemenuhan dana pendidikan sedini mungkin

Prinsip dasar investasi berlaku juga untuk pendanaan dana pendidikan. Semakin cepat kita memulainya maka akan semakin ringan “setoran” reguler untuk mendanai pendidikan. Jadi mulailah sedini mungkin.

Hal lain tentang dana pendidikan adalah pemenuhannya harus menjadi prioritas. Dana pendidikan harus lebih diprioritaskan ketimbang kebutuhan konsumsi yang berkaitan dengan wants. Kita bisa saja menunda konsumsi tapi kita tidak bisa menunda pendidikan sang buah hati. Setelah artikel survei biaya pendidikan, KC juga akan membahas instrumen investasi apa yang tersedia untuk KC-ers manfaatkan guna pemenuhan dana pendidikan anak dan apa saja karakteristiknya.

2. Menentukan target dana pendidikan dan waktunya

Walaupun usia buah hati KC-ers masih sangat muda, mulailah melakukan survei uang pangkal dan biaya sekolah. Kalau dimungkinkan lakukan survei untuk semua jenjang. Misalnya dari play group hingga universitas. Tidak usah takut dengan pilihan sekolah yang bisa berubah, namun kita juga harus menyesuaikan pilihan dengan kemampuan. Pada artikel selanjutnya kami akan menyampaikan survei biaya pendidikan.

Jika survei telah dilakukan, maka KC-ers akan memiliki skedul kebutuhan dana pada waktu yang berbeda. Skedul ini yang nantinya akan jadi tujuan dana pendidikan yang akan dipenuhi melalui beragam alternatif investasi yang sesuai.

3. Mempersiapkan proteksi

Hal terakhir yang harus dipertimbangkan KC-ers adalah proteksi untuk pemenuhan dana pendidikan. Pada prinsipnya proteksi akan menjamin pemenuhan kebutuhan dana pendidikan apabila kita sudah tidak mampu melakukannya. Dalam keadaan KC-ers tidak mampu lagi menghasilkan pendapatan, maka pemenuhan dana pendidikan akan tetap dilakukan oleh pemberi proteksi.

 

Pendidikan adalah salah satu investasi yang dilakukan oleh orang tua untuk memberikan dasar bagi kehidupan yang lebih baik sang buah hati. Mari mulai merencanakan pendanaannya untuk bisa memberikan yang terbaik bagi generasi penerus kita. (Copyright © 2008 KeluargaCerdas.com)

 

Add comment

Security code
Refresh

< Prev   Next >

Help your friend today, tell them about us

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday77
mod_vvisit_counterYesterday96
mod_vvisit_counterThis week402
mod_vvisit_counterThis month2270
mod_vvisit_counterAll457713