Pahami Profil Risiko Anda
Written by Desy Widjaja   
Monday, 21 July 2008

ImageAnda ingin kaya raya ? Ingin penghasilan Anda naik secara drastis? Tahukah Pasar Modal bisa memberikan passive income secara konsisten? Atau ingin tahu investasi yang menghasilkan keuntungan 3% sebulan tanpa ada kemungkinan loss? Betapa sering kita membaca atau mendengar iklan investasi yang seperti diatas di media massa.

Atau mungkin pernah menghadiri seminar investasi gratis yang diadakan di hotel-hotel berbintang yang memperkenalkan jenis instrumen investasi tertentu yang dapat membuat uang Anda berkembang biak hingga 1000% hanya dalam hitungan bulan.

Tidak ada yang salah dengan iklan atau seminar diatas. Jika Anda cermati, hampir setiap iklan yang menawarkan kesempatan berinvestasi dalam berbagai macam jenis instrumen ini lebih menonjolkan Return/Keuntungan yang tinggi ketimbang Risiko. Apakah betul tawaran investasi itu hanya memberikan return saja tanpa risiko?

Mungkin Anda masih ingat kejadian crash reksadana di tahun 2005. Saya masih ingat saat itu, salah satu kerabat keluarga saya yang menjadi investor reksadana sempat ikut panik. Ia bertanya apakah penurunan NAV reksadana yang besar itu masih akan berlanjut. Dari percakapan itu, saya mengambil kesimpulan bahwa ada ketidakpahaman investor mengenai investasi yang diambilnya.

Bisa saja hal ini disebabkan oleh tidak lengkapnya informasi yang disampaikan tentang risiko yang menyertai investasi reksadana. Dan ini dapat menimbulkan persepsi yang keliru tentang investasi reksadana. Ketidakpahaman dalam mengenal karakteristik instrumen investasi, termasuk risikonya membuat orang menjadi bingung untuk berinvestasi.

Bagi yang pernah mengalami kerugian berinvestasi menjadi getir hatinya dan berkata “sudahlah, pokoknya semua jenis investasi ujung-ujungnya merugi. Lebih baik taruh uang di bank saja, lebih aman.” Ada juga pendapat lain yang bilang pasar modal bukan tempat berinvestasi melainkan ajang perjudian. Apa benar begitu?

Belajar memilih jenis investasi yang tepat dan sesuai menjadi “PR (pekerjaan rumah)” yang mendesak untuk dikerjakan. Padahal di sisi lain keinginan membuat uang bekerja untuk kita sangatlah besar. Melalui artikel ini, penulis ingin mengajak pembaca untuk selalu ingat empat prinsip dasar yang perlu dievaluasi sebelum berinvestasi, yaitu usia investor, tujuan investasi, jangka waktu/horizon investasi (dibahas dalam artikel KeluargaCerdas.com “Apakah Cukup Menabung Tanpa Berinvestasi?”) dan profil risiko.

Mengapa ada unsur profil risiko? Karena memang tidak ada investasi yang tidak mengandung risiko. Bahkan menabung di bank pun sekarang mengandung risiko. Pemerintah saat ini melalui Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) hanya menjamin dana simpanan hingga jumlah nominal tertentu. Sehingga tidak tertutup kemungkinan ada lagi bank yang ditutup di kemudian hari. Oleh karena itu sekali lagi sebelum berinvestasi, pahamilah dulu profil risiko Anda.

Ada tiga macam profil risiko investor yang umumnya dikenal, yaitu:

  1. Profil Konservatif adalah tipe investor yang menginginkan kestabilan dan kepastian. Tipe ini tidak menyukai risiko. Umumnya jenis investasi yang disukai adalah properti, produk asuransi dan tabungan.
  2. Profil Moderat adalah tipe investor yang punya toleransi lebih tinggi terhadap risiko dibanding tipe konservatif dengan harapan bisa mendapatkan hasil yang lebih sepadan, seimbang. Umumnya jenis investasi yang disukai adalah reksadana.
  3. Profil Agresif adalah tipe investor yang memiliki toleransi terhadap risiko paling tinggi. Tipe ini menyenangi kata-kata “high risk, high return” karena menginginkan return yang setinggi-tingginya dari hasil investasinya. Jenis investasi yang disukai adalah saham atau membuka bisnis/usaha sendiri.


Jadi tidak ada yang perlu ditakuti dari berinvestasi. Anda dapat melakukannya dengan baik jika sudah memahami dan melakukan pengecekan terhadap empat prinsip dasar sebelum berinvestasi. Dengan demikian jika ada yang menawarkan berbagai jenis investasi maka dengan mantap Anda dapat menjawab ya atau tidak karena sudah tahu apa yang bisa dan cocok bagi diri sendiri. Tetaplah berinvestasi !
(Copyright © 2008 KeluargaCerdas.com)

 

Add comment

Security code
Refresh

< Prev   Next >

Help your friend today, tell them about us

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday77
mod_vvisit_counterYesterday96
mod_vvisit_counterThis week402
mod_vvisit_counterThis month2270
mod_vvisit_counterAll457713