Persiapkan Pensiun Sejak Masa Muda
Written by Desy Widjaja   
Thursday, 19 June 2008

 

ImageJika mendengar kata “Pensiun”, apa yang terlintas dibenak kita ? “Gelaappp boo...enggak tau. Lagian masih jauhlah, ngapain mikir sekarang..mending mikir apa yang lagi sale di mal itu tuh..bakal seru kayanya kalo belanja neh..”, komentar seorang teman muda yang belum menikah. Lain lagi komentar para ibu rumah tangga ketika ditanya soal ini, “Pensiun?? Boro-boro deh, urusan rumah tangga dan anak aja udah bikin pusing, apalagi mikirin pensiun. Biar suami aja yang mikirin, jangan kita...”

Apa benar urusan pensiun adalah urusan yang tidak perlu dipikirkan sekarang ? Hati saya berdecak kagum melihat seorang gadis belia berusia 17 tahun berusaha keras membangun masa depannya. Di kala kebanyakan remaja seusianya menghabiskan waktu untuk memikirkan baju apa yang akan dipakai setiap hari, bagaimana wajah saya bisa terlihat menarik dan sebagainya, ia justru memikirkan bagaimana bisa pensiun dan mencapai kebebasan finansial disaat ia berumur 30 tahun. Gadis ini tampil dan diwawancarai dalam salah satu acara talk show terkenal di Amerika. Berkat kegigihannya, ia mampu meraih impiannya menjadi salah satu jutawan termuda di Amerika.

 

Hal ini membuat saya menyadari bahwa sebenarnya waktu sangat berpihak pada orang muda. Ketika bicara menabung atau berinvestasi, semakin dini kita memulainya semakin cepat kita menggapai tujuan investasi kita. Walaupun uang bukan segalanya didunia ini, namun uang memiliki fungsi yang sangat penting dalam pencapaian tujuan finansial seseorang. Uang dapat menjadi alat untuk membuka jalan menuju kebebasan finansial.. Semakin dini kita membuat uang bekerja untuk kita, semakin cepat kebebasan finansial itu kita raih.

Agar lebih jelas, mari kita coba menghitung berapa sebenarnya dana yang ditabung untuk dinvestasikan setiap akhir bulan oleh si gadis belia berusia 17 thn ini untuk dapat mencapai impiannya,

Usia si gadis remaja saat ini: 17 tahun
Usia pensiun yang diinginkan: 30 tahun (berarti 13 tahun kemudian ).
Target dana pensiun: US$ 1,000,000,- 
Asumsi imbal hasil investasi dari pasar modal: 15%/tahun

Setelah dihitung, jika si gadis remaja ini disiplin dan rutin menyisihkan dana setiap akhir bulan dari paycheck yg ia terima, dibutuhkan sebesar US$ 2,100/bulan.

Sebagai gambaran, jika upah pekerja ”blue collar”  dibayar US$ 10/jam, maka dibutuhkan lebih dari 10 jam waktu bekerja per hari. Dibutuhkan kerja keras dan semangat tinggi untuk dapat menyisihkan dana sebesar itu di usia yang masih belia. Karena itulah saya kagum sekali... 

Dalam ilmu personal finance, setiap keputusan finansial yang baik akan memberi nilai lebih untuk masa depan daripada masa kini. Coba pikirkan keputusan-keputusan baik yang pernah Anda buat. Memilih memasak makanan di rumah daripada makan di restoran, menaiki kendaraan umum/naik motor ke kantor daripada membawa mobil sendiri agar hemat bensin, membeli asuransi pendidikan/produk investasi untuk anak dan sebagainya. Semua itu mengarah kepada satu prinsip yaitu save more for the future.

Sebaliknya, setiap keputusan finansial yang buruk akan memberi nilai lebih untuk masa kini daripada masa depan. Sebagai contoh, berapa kali kita tergoda membeli barang yang kita inginkan padahal belum ada budget untuk barang itu. Membeli dengan cara kredit biasanya akan dilakukan untuk mewujudkan keinginan tersebut. Belum lagi jika barang yang dibeli sebenarnya tidak benar-benar dibutuhkan.

Setiap keputusan yang baik di dalam pengelolaan keuangan keluarga adalah yang dapat memberi manfaat di kemudian hari. Mengeluarkan uang secara gegabah hanya berguna dimasa sekarang, sementara menggunakan uang secara bijak hingga mampu menyimpan uang, akan berguna untuk masa depan kita dan keluarga, khususnya untuk masa pensiun kita kelak.

Pensiun adalah masa dimana kita tidak lagi dapat menghasilkan. Masa pensiun bisa datang kepada kita kapan saja. Apakah karena keinginan sendiri seperti gadis remaja jutawan dalam contoh diatas, atau memang karena usia kita yang sudah mencapai usia pensiun. Tetapi ada juga hal yang bisa saja membuat kita terpaksa harus pensiun sebelum waktunya, entah karena musibah ataupun alasan lainnya. Karena itu pensiun bukanlah urusan masa depan. Pensiun adalah sesuatu yang sudah harus dipersiapkan dari sekarang ini..

Jadi sudahkah kita menyiapkan dan mengisi lumbung untuk masa pensiun? Di masa produktif ini marilah kita berlomba-lomba mengisi lumbung kita secepatnya, supaya kita bisa memilih kapan akan pensiun. Apabila terjadi, maka kebebasan yang sepenuhnya ada ditangan Anda !!
(Copyright © 2008 KeluargaCerdas.com)

 

Comments  

 
0 # tyo 2010-12-29 01:13
Terimakasih atas informasinya, sy jadi bersemangat untuk berinvestasi di usia muda..
Reply | Reply with quote | Quote
 
< Prev

Help your friend today, tell them about us

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday77
mod_vvisit_counterYesterday96
mod_vvisit_counterThis week402
mod_vvisit_counterThis month2270
mod_vvisit_counterAll457713